Monday, February 12, 2007

Pdt Willem Tumpal Pandapotan Simarmata yang saya kenal.

Sehari-harinya dia lebih dikenal sebagai Sekretaris Jenderal HKBP,untuk masa jabatan dua periode selama sepuluh tahun.Dia dilahirkan tanggal 4 Juli 1954,pada saat itu mungkin saya sudah duduk dikelas satu SD Negeri Simarmata,dan sebentar akan naik kelas menjadi kelas dua.Nama Willem cepat populer dikalangan murid-murid,karena bapaknya,yang saya panggil sebagai Uda, adalah Kepala Sekolah kami.Sebagaimana lazimnya orang Batak,bapaknya si Willem akan dipanggil Apa Willem,tentu saja diluar kedinasan.Dalam dinas beliau akan disebut sebagai bapak Kepala Sekolah.Saya mungkin sudah kelas satu SMP di Pangururan,Willem baru kelas satu SD di kampung kami desa Simarmata.Sementara dia menjadi murid SMP Negeri 2 Pangururan,saya sudah menjadi mahasiswa ITB,jurusan Elektroteknik.Rumah kakeknya Willem di Lumbandorpi, sangat dekat dengan rumah kami di dusun Galungan,hanya dibatasi kira-kira tiga rumah.Kami sama-sama pinompar ni Dosiraja Simarmata,anak kedua dari Ompu si Mataraja Simarmata,dia dari Ompu Tuan Ijuk,anak Dosiraja yg pertama, sementara saya dari Ompu Tuan Bodil,anaknya yg ketiga.
Lama kami berpisah,setelah saya lulus dari ITB saya bekerja di PLN,mulai dari Surabaya, Madiun,Surabaya lagi,lalu ke Medan dan terakhir di Jakarta.Sementara Willem,yg sehari-harinya saya panggil adik,dari SMP Pangururan menjadi SMA Kampus di Pematang Siantar,kemudian menjadi mahasiswa STT HKBP di Siantar juga,lalu menjadi Pendeta.Pada saat saya bertugas di Medan selaku Deputy Pemimpin PLN Wilayah Sumatera Utara,Willem sudah menjadi Sekretaris Khusus Sekjend HKBP,yg saat itu Sekjend dijabat oleh Pdt Sihombing. Kami bertemu di Tarutung pada saat perayaan Jubileum 100 tahun HKBP,dimana Presiden Suharto hadir,dan saya hadir mewakili Pemimpin PLN Sumatera Utara,sekali gus bertugas menjaga terjaminnya supply listrik di acara itu.
Setelah itu kami lama berpisah lagi,tetapi saya tetap mengikuti perjalanan pengabdiannya di HKBP,termasuk pada saat adanya gejolak di HKBP.Disuatu hari Minggu pada saat mengikuti kebaktian di Gereja HKBP Kebayoran Selatan,diumumkanlah bahwa sinode godang,telah mengangkat Pdt Willem menjadi Sekjend HKBP,bersama Pdt Hutauruk selaku Ephorus HKBP.Setelah itu kami sering berkomunikasi pertelephone dan SMS,tentang berbagai hal,dan pada saat penerbitan buku syukuran 50 tahun pdt Willem,sayapun mendapatkan satu buku sebagai kenang-kenangan.Kiranya Tuhan masih mempergunakan tenaga dan pikiranmu untuk HKBP yang kita cintai bersama.Abang, Ir Berlin Simarmata MM.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home